Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Metro Utara melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) untuk melakukan regenerasi dalam struktur kepengurusan. Kegiatan konferancab tersebut dilaksanakan di Gedung Madrasah Diniyah Thoriqul Jannah, Purwosari Kecamatan Metro Utara, Sabtu (21/6/2025) malam.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kota Metro, Ahmad Shodik menyampaikan, Konferancab dilakukan secara periodik untuk menciptakan tertib organisasi dan pembaharuan struktur pada kepengurusan GP Ansor, sehingga ada regenerasi pada kepengurusan.
Ia melanjutkan, kegiatan ini juga untuk mengevaluasi kerja-kerja yang dilakukan, menetapkan rencana kerja, dan konsolidasi serta merangkul semua unsur, sehingga GP Ansor di Metro Utara bisa lebih berkembang. “Penguatan Konsolidasi OrganisasiKita harus memastikan bahwa seluruh pengurus dari tingkat PAC hingga ranting aktif menjalankan roda organisasi. Jangan hanya aktif di permukaan, tapi juga menyentuh akar rumput, masyarakat, dan kader di desa-desa”, ungkapnya.
Lebih lanjut Ahmad Shodik sebelum membuka acara secara resmi Ia tekankan Sinergi dengan NU dan BanomAnsor sebagai bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama, harus terus bersinergi dengan MWC NU dan badan otonom lain, menjaga hubungan baik, serta ikut berperan aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.
“Tantangan Pemuda Hari ini menghadapi banyak tantangan yaitu ideologi transnasional, pengaruh media sosial, degradasi moral, dan lainnya. Maka, Ansor harus hadir sebagai penjaga moral, penjaga NKRI, serta pelindung masyarakat dari paham-paham yang merusak”tutupnya.
Sementara Wakil Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Metro Utara Kiai Muhaimin dalam sambutannya menyampaikan sejarah Ansor di Metro Utara dan tiga agenda permusyawaratan.”Permusyawaratan ini ada tiga agenda yaitu pertama evaluasi program dan capaian yang sudah dilaksanakan, kedua membuat program kedepan, ketiga memilih pemimpin yang baru”, ujarnya.
Lebih lanjut Kiai Muhaimin tegaskan bahwa tantangan Ansor masa depan lebih berat dan banyak tantangannya.
“Selamat berkonferancab, laksanakan sesuai peraturan GP Ansor, ikuti dengan riang gembira dan hati yang dingin”, tutup Kiai Muhaimin.














