Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Metro Timur Gelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VIII di Pendopo Pondok Pesantren Nurul Anwar, Tejosari, Jum’at (18/7/2025) malam.
Sambutan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kiai Malindra sampaikan pentingnya Evaluasi dan Konsolidasi, maksimal dalam Berkhidmah di Ansor.
“Tingkatkan konsolidasi dan komunikasi antar kader supaya terjalin kebersamaan yang solid, serta lakukan evaluasi kinerja”, ujarnya.
Lebih lanjut Kiai Malindra mengutip Dawuh (pernyataan) Gus Aab Ketua LD PBNU, Bahwa ada tiga Tipikal Pengurus NU, pertama pengurus NU yang Aktif atau Jalan, kedua pengurus NU gak banyak Omong alias diam, ketiga gak pernah aktif tapi ikut berpartisipasi dalam kegiatan.
Kiai Malindra juga sampaikan bahwa kader Ansor juga punya tiga tipikal, pertama Khidmat (bergerak tanpa diperintah), kedua To’at (baru bergerak setelah ada perintah) dan ketiga Maksiat (diperintah gak mau tapi senang mengkritisi).
Sementara itu Ketua PC GP Ansor Kota Metro Ahmad Shodik dalam sambutannya sekaligus membuka acara berikan Apresiasi dan Harapan Ansor Metro Timur lebih baik sesuai tema Konferancab.
“Selamat dan sukses untuk konferancab Ansor Metro Timur, semoga menjadi bahan evaluasi dan menghasilkan program-program yang sesuai lebih baik”, katanya.
Lebih lanjut ia katakan dengan mengusung tema “Menumbuhkan semangat Berkhidmah, membangun kesolidan” adalah harapan baru untuk Ansor di Metro Timur.
“Selalu utamakan Sinergi dengan semua keluarga NU, Sinergi ini konsep yang menggambarkan kerja sama atau interaksi antara pengurus dan kader di organisasi khususnya Ansor supaya bisa menghasilkan hasil yang lebih baik”, tambahnya.
Dengan demikian, sinergi dapat menjadi kunci untuk mencapai tujuan yang lebih besar dan meningkatkan kualitas kerja sama dalam menjalankan program kerja.














