Pimpinan Cabang Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (PC JRA) Kota Metro menggelar Pelatihan Praktisi Ruqyah Aswaja bertempat di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Kota Metro, Sabtu (26/92026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kota Metro, Ketua PCNU KH. Ismail dan jajarannya, Wakil Rois PCNU KH. Abdul Hamid, Ketua Lembaga-Lembaga NU Kota Metro, Ketua MWC NU se-Kota Metro, Banom NU (Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU-IPPNU), serta jajaran PC JRA se-Lampung; Metro, Lampung Timur, Lampung Tengah, dan Lampung Utara.
Ketua PC JRA Kota Metro, Ky. Ahmad Ahwan dalam sambutannya menyampaikan:

“Selamat datang dan terima kasih atas kehadiran semua di PP. Nahdlatul Ulum. Kegiatan ini adalah ajang silaturahim kita untuk berjuang bersama NU. JRA hadir untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sarana dakwah, sebagai syifa’ bagi umat. Semoga dari pelatihan ini lahir praktisi-praktisi yang lurus akidahnya dan benar manhaj Aswajanya.”

Ketua PW JRA Provinsi Lampung, Imam Kastolani,M.Pd.I menjelaskan tujuan pelatihan.
“Pelatihan praktisi ini bertujuan untuk membekali santri dan kader NU dengan keilmuan ruqyah yang sesuai dengan Ahlussunnah wal Jama’ah.
Banyak penyakit baik yang bersifat psikis, medis, maupun non-medis yang insya Allah bisa disembuhkan melalui wasilah Al-Qur’an. Termasuk sihir, santet, dan gangguan jin, bisa disembuhkan dengan Al-Qur’an, inilah dakwah kita di JRA. Bahkan usaha yang semula lancar kemudian bangkrut karena sihir juga bisa diselesaikan dengan izin Allah.
Saya menceritakan sosok guru kita, Gus Allamah Alaudin Asshiddiqi, Ketua JRA Pusat. Pernah ada orang yang datang muntah-muntah tidak sembuh secara medis, lalu beliau sembuhkan dengan Al-Qur’an. Itulah mukjizat Allah, Al-Qur’an mampu menjadi penyembuh.”
Ketua PCNU Kota Metro, KH. Ismail dalam sambutan sekaligus membuka acara menyampaikan apresiasi:
“Majelis ini adalah majelis Al-Qur’an yang menjadi syifa’ (obat), dan menjadi Al-Furqon (pembeda antara yang hak dan bathil). Atas nama PCNU Kota Metro, kami sangat mengapresiasi kehadiran JRA dan para peserta calon praktisi JRA. Ini adalah khidmah nyata untuk umat. Teruslah berjuang di jalur Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.”
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua PCNU Kota Metro.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wakil Rois Syuriyah PCNU Kota Metro, KH. Abdul Hamid.
Pelatihan dilanjutkan dengan materi ke-JRA-an dan praktik ruqyah Aswaja.












