Setelah 13 tahun menanti, warga Nahdlatul Ulama (NU) Kota Metro akhirnya menyaksikan awal pembangunan Rumah Pengasuh Pondok Pesantren NU di Mulyojati, Metro Barat. Peletakan batu pertama digelar pada Rabu (21/10/2026) dengan penuh haru dan rasa syukur.
Ketua PCNU Kota Metro, KH Ismail, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tanah tempat berdirinya bangunan tersebut telah dibeli sejak tahun 2013. Namun baru pada tahun ini, tanah wakaf perjuangan itu bisa direalisasikan menjadi bangunan nyata.
“Akhirnya, setelah penantian selama 13 tahun, kita bisa merealisasikan tanah ini untuk didirikan bangunan. Tanah ini kita beli pada tahun 2013, dan baru sekarang kita bisa memulai pembangunannya,” ujar Kiai Ismail dengan penuh syukur.
Kiai Ismail berharap Allah SWT memberikan umur panjang kepada seluruh pihak yang terlibat, sehingga bisa ikut menyaksikan keberlangsungan SMP NU yang akan berdiri di kawasan tersebut.
Ia menjelaskan, ke depan di lokasi itu akan dibangun mushola, tempat belajar, serta asrama untuk para santri. Menurutnya, pembangunan fasilitas pendidikan akan dimulai pada bulan Desember mendatang.
“Fasilitas pendidikan dimulai bulan Desember. Dan insya Allah, peletakan batu pertama akan dilakukan oleh Gus Fahmi, dan kami berharap Gus Kikin juga bisa hadir,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Kiai Ismail memanjatkan doa agar seluruh jamaah dilimpahi rezeki yang banyak dan tersisa, sehingga bisa terus berkontribusi dalam perjuangan NU.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Rais Syuriah PCNU Kota Metro, KH Buya Zakaria Ahmad, dilanjutkan dengan potong tumpeng sebagai ungkapan syukur.
Usai doa dan potong tumpeng, para hadirin kemudian menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Pengasuh Pondok Pesantren NU Kota Metro, menandai dimulainya babak baru perjuangan pendidikan NU di Kota Metro.














