Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) gelar Rapat pembentukan Panitia Latihan Kader Muda (LAKMUD) Serta Pendidikan Dan Latihan Pertama (DIKLATAMA) di Kantor PCNU Metro, Selasa (24/6/2025).
Arahan strategis dari Kgs. Anang Ghozali. Selain menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi PC IPNU Kota Metro dan Koordinator Kaderisasi PW IPNU Lampung, Anang juga dipercaya sebagai Ketua Steering Committee (SC) Panitia LAKMUD kali ini.
Dalam keteranganya, Anang menegaskan esensi fundamental pengkaderan.
“LAKMUD bukan sekadar formalitas, setiap detail proses harus mengarah pada pembentukan karakter kader pelajar NU yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jama’ah Annahdliyyah namun Fokus pada output lahirnya kader ber-ruh perjuangan, bukan sekadar peserta”, ujarnya.
Lebih lanjut ia menekankan pentingnya keberlanjutan pasca Kaderisasi Lakmud Dan Diklatama.
“Pengkaderan harus jadi tombak akselerasi di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Komisariat (PK), Kunci keberhasilan ada pada pengawalan kader pasca-LAKMUD. Jangan sampai kader yang dibentuk lepas begitu saja.” ujarnya.
Sebagai solusi, Anang mengusulkan langkah proaktif:
“Berikan pemahaman awal tentang tujuan dan profil kader ideal sebelum acara. Peserta harus tahu mengapa mereka ikut kaderisasi bukan sekadar memenuhi tugas PAC atau PK.”
Memperkuat perannya di PW IPNU Lampung, Anang menyampaikan misi besar pemerataan kader.
“Kami mendorong upgrade kaderisasi kedepan, PAC harus mampu selenggarakan LAKMUD, sementara PC perlu mengadakan Latihan Instruktur (LATIN) Tingkat I. Ini langkah strategis pemerataan kader dan instruktur berkualitas se-Lampung”, katanya.
Sebagai penutup, Anang sampaikan tiga peran strategisnya mengajak komitmen bersama:
“Fokuskan pada pembentukan kader yang siap jadi agen akselerasi PW IPNU Lampung. Dengan ini, kita wujudkan PC IPNU-IPPNU Kota Metro yang maju, didukung sumber daya manusia (SDM) kader unggul dan berkomitmen”, tutupnya.
Sementara Nadia Kholifaturrohmah dari Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Korp Pelajar Putri (KPP) Kota Metro juga menyampaikan pentingnya pengawalan dari unsur CBP dan KPP dalam pelaksanaan kegiatan kaderisasi ini.
“Lakmud dan Diklatama bukan sekadar agenda rutinitas, tetapi momentum strategis untuk mencetak kader militan yang siap menjadi penggerak organisasi dan menjaga marwah IPNU IPPNU. Kita ingin memastikan bahwa proses kaderisasi tidak hanya berjalan secara administratif, tapi juga mengakar secara ideologis dan militansi jiwa keorganisasian,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan CBP dan KPP dalam kaderisasi ini bukan hanya sebagai peserta, namun juga bagian dari tim pengawal teknis, khususnya dalam hal kedisiplinan dan ketertiban jalannya kegiatan.
“Kami siap untuk turut ambil bagian dalam memastikan seluruh proses berjalan dengan baik, disiplin, dan bermakna,” tutupnya.














