Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Metro menggelar pembacaan Istighotsah Dan Kajian Tematik Keutamaan Amaliyah Bulan Rajab, Sya’ban dan Ramadhan Tahun 1447 H untuk memperingati Hari Lahir (Harlah) Ke-103 NU versi Hijriah pada 16 Rajab 1447 H di Masjid H Ismail Universitas Ma’arif Lampung, Jalan RA Kartini Kelurahan Purwosari Metro Utara, pada Senin (5/1/2026) malam.
Rais PCNU Kota Metro KH Buya Zakaria Ahmad berharap, acara tersebut mendapat keberkahan dan Ketenangan Batin.
“Tanpa Rahmat Allah, kita tidak bisa menjadi orang yang dekat dengan orang-orang yang baik”, katanya.
Lebih lanjut Buya Zakaria jelaskan awal mula sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama serta Para Kiai dan Ulama Pendiri NU.
Ia melanjutkan bahwa napak tilas ini dimulai dari Bangkalan karena memiliki keterkaitan historis yang sangat kuat dengan lahirnya NU.
“Syaikhona Kholil Bangkalan adalah pemberi restu atas lahirnya NU melalui perintah yang beliau sampaikan kepada santrinya, Kiai As’ad Syamsul Arifin, untuk berjalan dari Bangkalan menuju Pondok Pesantren Tebuireng”, ujar Buya Zakaria.
Kemudian Buya berpesan supaya tetap Jaga persatuan, supaya kita bisa menjadi generasi penerus yang maslahah untuk NU, bangsa dan masyarakat.
Sementara itu Ketua PCNU Metro KH Ismail, sampaikan motif para Ulama mendirikan Nahdlatul Ulama pada tahun 1926.
“Pertama Konsistensi untuk melaksanakan ajaran Islam Ahlussunah Waljama’ah, kedua mendirikan negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945”, tuturnya.
Kiai Ismail melanjutkan bahwa Sesuai Visi NU Kota Meto yaitu Terwujudnya tata kehidupan masyarakat kota metro yang adil dan sejahtera berdasarkan islam Ahlussunnah wal Jamaah.
“Serta Misi NU Kota Metro yaitu Ke-islaman dan Ke-Indonesian Sesuai motif berdirinya Nahdlatul Ulama”, ujarnya.
PCNU Kota Metro juga akan menggelar peringatan Harlah 1 Abad NU versi Masehi pada 31 Januari 2025 mendatang dengan rangkaian agenda Penilaian Kinerja MWCNU Sehat dan Berbagai Macam Perlombaan.
Acara tersebut dilanjutkan dengan Kajian Tematik Keutamaan Amaliyah Bulan Rajab, Sya’ban dan Ramadhan Tahun 1447 Hijriah yang disampaikan oleh Gus Ja’far Shodiq.












