Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Metro tutup Safari Ramadhan tahun 1447 H di Masjid Al Istiqomah Kelurahan Banjarsari Metro Utara, Sabtu (7/3/2026) malam.
Sambutan Ketua MWCNU Metro Utara, Kiai Mufid Arsyad sampaikan riang gembira atas kunjungan Tim Safari Ramadhan PCNU Kota Metro.
“Kami sampaikan Ahlan wa Sahlan, selamat datang kepada rombongan PCNU Kota Metro. Kehadiran para Kiai dan pengurus sekalian merupakan anugerah bagi kami, untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat barisan Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan hingga ranting”, ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Katib PCNU Kota Metro, KH Mispani menekankan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar kunjungan formal, melainkan momentum untuk memperkuat jamaah dan jam’iyyah.
“PCNU Kota Metro terus berkomitmen dalam bidang pendidikan dengan bukti nyata pendirian beberapa Pondok Pesantren sebagai pusat pengaderan generasi muda nahdliyin,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia membeberkan keberadaan Universitas Ma’arif Lampung (UMALA) sebagai kebanggaan warga NU di Metro yang siap mencetak sarjana-sarjana berakhlakul karimah.
Selanjutnya, Kiai Abdul Hamid memberikan siraman rohani (Mauidzotul Hasanah) dengan memuji Ghiroh keagamaan masyarakat Metro Utara yang sangat dominan dan religius.

“Sebagai panduan menghadapi akhir Ramadhan dan menyambut Idul Fitri, saya berikan poin-poin penting yang harus dilakukan,” tuturnya.
Pertama, Malam Lailatul Qadar, Menginstruksikan warga untuk menghidupkan malam-malam ganjil (dimulai malam 21) dengan membawa takiran (sedekah makanan) ke masjid/mushola sebagai bentuk syukur dan ikhtiar meraih pahala.
Kedua, Lailatul Qadar,
Fidyah & Puasa, Mengingatkan kewajiban bagi yang memiliki orang tua yang sudah sakit-sakitan atau tidak mampu berpuasa agar segera menunaikan kewajiban membayar fidyah.
Ketiga Zakat, Menekankan pentingnya menunaikan Zakat Fitrah tepat waktu sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri untuk mensucikan diri.
Keempat, Takbiran, Menghidupkan malam Idul Fitri dengan lantunan takbir dari tenggelamnya matahari hingga menjelang shalat Idul Fitri subuh.
Kelima, Amalan Subuh, Memperbanyak wirid setelah shalat subuh, khususnya istighfar dan bacaan “Subhanallah Wabihamdih” sebagai bekal ketenangan hati.
Keenam, Sunnah Idul Fitri, Saat hari raya, disunnahkan memakai pakaian terbaik dan minyak wangi, serta dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat Id.
Ketujuh, Adab Silaturahmi, Mendahulukan sungkem kepada orang tua, kemudian istri kepada suami, dilanjutkan kepada tetangga dan para Kiai sebagai bentuk penghormatan dan permohonan maaf.
Sebagai wujud nyata kepedulian organisasi, acara ditutup dengan penyerahan berbagai bantuan, di antaranya dana operasional senilai Rp5.000.000,- dari PCNU Kota Metro untuk Masjid Al Istiqomah sebagai bentuk dukungan terhadap Syi’ar keagamaan.
Kemudian bingkisan Al-Qur’an dari Kampus Universitas Ma’arif Lampung (UMALA). Penyerahan SK JPZISNU untuk Masjid/Mushala se-Metro Utara oleh LAZISNU PCNU Kota Metro.

Selanjutnya program kambing bergulir yang akan diserahkan pada tahap berikutnya sebagai upaya pemberdayaan ekonomi umat














