Universitas Ma’arif Lampung (Umala) memberikan apresiasi luar biasa kepada santri Pondok Pesantren Ma’arif Nahdlatul Ulama PCNU Kota Metro. Apresiasi tersebut berupa pemberian Beasiswa Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) kuliah penuh selama 8 semester.
Penyerahan beasiswa ini menjadi momen monumental dalam rangkaian acara Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam yang digelar di Pondok Pesantren Ma’arif NU. Beasiswa kuliah ini diberikan khusus kepada santri yang berhasil lulus dalam ujian hafalan Kitab Alfiyah Ibnu Malik.
Proses pengujian tidak main-main karena dilakukan secara langsung (live) di atas panggung. Santri diuji keahliannya secara acak dalam melafalkan total 1.002 bait (nadhom) ilmu tata bahasa Arab tersebut di hadapan para Ulama, kiai, serta perwakilan tamu undangan yang hadir.
Langkah Universitas Ma’arif Lampung ini dinilai sebagai wujud nyata dukungan perguruan tinggi terhadap kelestarian tradisi intelektual pesantren (kitab kuning), sekaligus upaya mencetak sarjana yang berbasis kader ulama tangguh di Kota Metro.
Kiai Mufid Arsyad Pengasuh Pondok Pesantren Ma’arif NU Metro berikan ucapan terimakasih kepada Universitas Ma’arif Lampung dan rasa syukur atas nikmat tersebut.
“Hari ini adalah hari yang penuh berkah dan rasa syukur bagi kami, keluarga besar Pondok Pesantren Ma’arif NU Kota Metro. Di usia pondok yang menginjak 7 tahun ini, kami menyaksikan anak-anak kita, para santri, berjuang di atas panggung membuktikan khidmah mereka terhadap ilmu melalui hafalan 1.002 Nadhom Kitab Alfiyah Ibnu Malik dan Khataman Al Qur’an 10, 15 dan 20 Juz,” ujar Kiai Mufid.
Kiai Mufid melanjutkan bahwa secara khusus, atas nama pengasuh, pengurus, dan seluruh keluarga besar pondok pesantren, kami menghaturkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Universitas Ma’arif Lampung.
“Apresiasi berupa Beasiswa DPP Kuliah selama 8 semester ini adalah sebuah anugerah dan kehormatan besar bagi kami, Penghargaan ini bukan sekadar bantuan materiil, melainkan bukti nyata sinergi yang indah antara dunia pesantren dan perguruan tinggi NU dalam memuliakan para penuntut ilmu agama,” tutur Kiai Mufid.
Menurutnya Beasiswa ini tentu menjadi pelecut motivasi yang luar biasa, tidak hanya bagi santri yang diwisuda hari ini, tetapi juga bagi adik-adik kelas mereka yang sedang berproses agar semakin giat dalam menghafal Al-Qur’an dan mengkaji kitab-kitab salaf.
“Kami mendoakan semoga Universitas Ma’arif Lampung semakin maju, berkah, dan terus melahirkan generasi intelektual yang berakhlakul karimah.Kepada anak-anakku para penerima beasiswa, manfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. Jaga amanah ini, tetaplah rendah hati, dan jadilah emas di mana pun kalian berada demi kemaslahatan umat dan jam’iyah Nahdlatul Ulama,” tutup Kiai Mufid.














