Metro – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Metro resmi dilantik dalam Resepsi Pelantikan yang digelar pada 15 Februari di Gedung Serba Guna Universitas Ma’arif Lampung. Mengusung tema “Menguatkan Peran Pemuda sebagai Motor Transformasi Sosial Kota Metro”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meneguhkan komitmen kader dalam membangun gerakan yang progresif dan transformatif.
Acara tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, civitas akademika, alumni, serta kader PMII se-Kota Metro. Resepsi berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Widad Diana selaku PB PMII, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Aparatur, menegaskan pentingnya penguatan sistem organisasi sebagai fondasi gerakan.
“Pelantikan bukan hanya seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab struktural dan ideologis. Aparatur organisasi harus tertib administrasi, solid dalam koordinasi, dan mampu menghadirkan tata kelola yang profesional. Dari situlah lahir gerakan yang kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Metro yang diwakili oleh Dr. Agus Muhammad Septiana, S.I.P., M.H., selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, menekankan bahwa pemuda memiliki peran sentral dalam transformasi sosial.

“Pemuda adalah motor perubahan. Mereka memiliki energi, gagasan, dan idealisme yang mampu mendorong kemajuan daerah. Organisasi seperti PMII harus menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial agar mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan Kota Metro,” ujarnya.
Ketua PC PMII Metro, M. Luthfi Rafiuddin, dalam pidatonya menyampaikan komitmen kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi internal dan memperluas peran sosial.
“Kami berkomitmen menjadikan PC PMII Metro sebagai episentrum gerakan mahasiswa yang responsif terhadap persoalan umat dan masyarakat. Transformasi sosial harus dimulai dari kader yang sadar akan peran dan tanggung jawabnya sebagai agen perubahan,” ungkapnya.
Rektor Universitas Ma’arif Lampung, Dr. Agus Setiawan, M.H.I., dalam sambutannya menyoroti pentingnya integritas dalam berorganisasi.
“Integritas adalah fondasi utama dalam setiap gerakan. Organisasi bukan hanya tempat berhimpun, tetapi ruang pembelajaran karakter dan moralitas. Jika integritas dijaga, maka organisasi akan melahirkan pemimpin yang dapat dipercaya dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” tuturnya.

Sambutan penutup disampaikan oleh Mabincab PC PMII Metro, Tony Wijaya, S.Pd., yang memberikan pesan reflektif kepada seluruh kader.
“PMII adalah rumah perjuangan. Rawat nilai dasar pergerakan, jaga solidaritas, dan terus asah tradisi intelektual. Pemuda harus berani tampil di garis depan perubahan dengan tetap menjunjung etika dan tanggung jawab,” pesannya.
Resepsi pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran pemuda sebagai motor transformasi sosial di Kota Metro, sekaligus mempererat sinergi antara organisasi kemahasiswaan, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang maju dan berkeadaban.














