Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Metro sukses melaksanakan agenda Safari Ramadhan putaran ketiga yang bertempat di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Ahad (24/2/2026) malam.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua MWCNU Metro Selatan, Kiai Markaban. Dalam laporannya, ia memaparkan progres pembangunan TK Harun Ar-Rasyid dan Sekretariat MWCNU Metro Selatan yang tengah berjalan.
“Untuk keberlangsungan pembangunan TK Harun Ar-Rasyid dan Sekretariat MWCNU Metro Selatan, kami memohon bantuan doa serta dukungan dana dari seluruh jamaah agar fasilitas pendidikan dan organisasi ini segera rampung,” ujarnya.
Selaku Ketua LAZISNU PCNU Kota Metro, Kiai Markaban juga mengimbau masjid dan musholla di wilayah tersebut untuk tertib administrasi zakat.Ia berharap pengurus yang belum memiliki legalitas segera mengajukan SK Amil Zakat Infaq dan Sedekah ke LAZISNU PCNU Kota Metro.
Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Kota Metro, Kiai Mufid Arsyad, menekankan pentingnya silaturahmi dan penguatan kerjasama antar-jenjang kepengurusan.
Ia mengutip pesan monumental pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari: “Kita harus saling berkunjung, saling mengenal, dan saling menyatukan langkah.
“NU di Kota Metro saat ini bergerak secara masif pada empat pilar utama, yaitu keagamaan, kelembagaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan,” tutur Kiai Mufid.
Beliau mengajak seluruh warga NU untuk aktif berkhidmat di dalam jam’iyah sesuai kapasitas masing-masing.
Lebih lanjut, ia menjelaskan penguatan ekonomi warga melalui unit usaha seperti BMT Artha Buana Metro, Koperasi Nahdlatut Tujar, serta Koperasi Wanita An Nisa. Di sisi sosial, NU Metro konsisten bergerak melalui LAZISNU untuk kemaslahatan umat.
Sebagai puncak acara, KH Hasbullah menyampaikan tausiyah mendalam. Mengutip pesan Sahabat Ali bin Abi Thalib RA, beliau mengingatkan jamaah mengenai hakikat kehidupan.
“Dunia itu semakin jauh meninggalkan kita, sedangkan akhirat semakin dekat menjemput kita. Ada orang yang waktunya habis hanya untuk mengejar dunia, namun ada pula yang menghabiskan waktunya demi mengejar akhirat. Jadilah ‘anak-anak’ akhirat, bukan budak dunia,” tegasnya.
KH Hasbullah juga mengajak jamaah untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik setiap harinya, merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW:”Barangsiapa yang harinya lebih baik dari kemarin, maka ia beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin, maka ia merugi. Dan barangsiapa yang harinya lebih buruk dari kemarin, maka ia celaka.” (HR. Al-Hakim)
Menutup ceramahnya, beliau menerangkan Hadis Riwayat Imam Muslim mengenai tiga amaliyah yang dapat menghapus dosa dan mengangkat derajat manusia, Pertama menyempurnakan wudhu di saat-saat sulit (seperti saat cuaca sangat dingin)., Kedua Memperbanyak langkah menuju masjid, ketiga Menunggu waktu shalat setelah menunaikan shalat sebelumnya.
Sebagai wujud nyata kepedulian organisasi, acara ditutup dengan penyerahan berbagai bantuan, di antaranya dana operasional senilai Rp5.000.000,- dari PCNU Kota Metro untuk Masjid Nurul Iman sebagai bentuk dukungan terhadap Syi’ar keagamaan.
Kemudian bingkisan Al-Qur’an dari Kampus Universitas Ma’arif Lampung (UMALA). Penyerahan SK JPZISNU untuk Masjid/Mushala se-Metro Selatan oleh LAZISNU PCNU Kota Metro.
Selanjutnya program kambing bergulir yang akan diserahkan pada tahap berikutnya sebagai upaya pemberdayaan ekonomi umat.














