Koperasi Wanita (Kopwan) An Nisa Kota Metro sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban pengurus kepada anggota di Aula Kantor PCNU Kota Metro, Mulyojati, Jum’at (27/2/2026).
Sambutan Ketua Koperasi Wanita (KOPWAN) AN NISA Metro, Hj. Siti Rumzanah sampaikan agenda tertinggi koperasi yaitu RAT, Serta Perjalanan Koperasi An Nisa hingga hari ini tentu tidak mudah. Namun, berkat ketekunan dan kerja keras kita semua, koperasi ini tetap tegak berdiri.
“Saya ingin mengingatkan kepada kita semua, terutama para pengurus, bahwa mengelola koperasi perempuan membutuhkan keuletan dan mental yang tahan uji. Kita tidak boleh cepat menyerah dengan keadaan. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk senantiasa bersama-sama mengembangkan wadah ini,” Ujarnya.
Ia mengajak semua anggota untuk menjaga kepercayaan ini dengan profesionalisme dan integritas tinggi demi kesejahteraan anggota Muslimat dan Fatayat di Kota Metro.
Sementara itu Dr. Agus Setiawan, selaku sekretaris PCNU Kota Metro, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Koperasi An Nisa atas konsistensinya menjalankan amanah organisasi. RAT ini adalah bukti bahwa tata kelola koperasi kita berjalan sehat dan akuntabel.
“Saya meminta seluruh pengurus dan anggota untuk mengutamakan kepentingan koperasi dan organisasi di atas kepentingan individu atau kelompok. Koperasi ini milik bersama, milik jamaah,” tuturnya.
Menurutnya Motif pendirian Koperasi An Nisa bukan semata-mata mencari keuntungan finansial (profit oriented), melainkan sebagai instrumen konsolidasi gerakan organisasi. Semakin banyak warga Muslimat dan Fatayat yang terlibat, semakin kuat fondasi ekonomi jam’iyah kita.
Ia menyatakan Bukti Keberpihakan Kopwan An Nisa Keputusan mengalokasikan 15% SHU untuk Muslimat dan Fatayat adalah langkah konkret yang patut dicontoh. Ini membuktikan bahwa hasil keringat anggota kembali lagi untuk menghidupkan syiar organisasi.
“Pengurus harus ulet, sungguh-sungguh, dan tahan uji. Tantangan ekonomi ke depan akan lebih dinamis, maka dibutuhkan kepemimpinan yang kuat dan inovatif.Mari kita jadikan Koperasi An Nisa sebagai pilar kemandirian ekonomi Nahdlatul Ulama di Kota Metro. Selamat melaksanakan RAT,” tutupnya.
Kegiatan RAT ini diakhiri dengan penyerahan SHU secara simbolis dan penetapan rencana kerja untuk tahun buku mendatang, dengan fokus pada penguatan kemandirian ekonomi perempuan di Kota Metro.














