Pimpinan Cabang Pagar Nusa (PC PN) Kota Metro menggelar kegiatan halal bihalal dan rapat kerja (Raker) pada Minggu, 12 April 2026 di Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Metro.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus merumuskan arah strategis organisasi ke depan.
Ketua Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Kota Metro, Khairul Muslim menyampaikan bahwa halal bihalal merupakan sarana untuk saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan dan merayakan Idulfitri.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat hubungan antaranggota.
“Halal bihalal ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, sementara rapat kerja difokuskan untuk merumuskan strategi organisasi, mengevaluasi kinerja, serta menetapkan program kerja jangka pendek dan panjang,” ujarnya.

Dalam rapat kerja tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, di antaranya penguatan organisasi, peningkatan sistem kaderisasi, serta penyusunan program kerja baru. Hal ini dilakukan guna memperkokoh peran Pagar Nusa sebagai benteng ulama dan bangsa.
Khoirul Muslim berharap, melalui kegiatan ini dapat terbangun sinergi yang lebih kuat antaranggota serta tercipta konsolidasi kader yang lebih tertata dan visioner.
Ke depan, Pagar Nusa Kota Metro akan memprioritaskan penguatan organisasi, kaderisasi yang berkelanjutan, serta peningkatan prestasi atlet. Strategi yang akan diterapkan mencakup pelatihan secara berjenjang, terstruktur, dan berkelanjutan, dengan tetap berlandaskan amaliah Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Namun demikian, ia juga mengakui bahwa organisasi menghadapi tantangan besar, terutama dalam merespons perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang semakin cepat.

“Organisasi dituntut untuk adaptif terhadap perubahan zaman agar tetap relevan dan mampu berkembang,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Khoirul Muslim berpesan kepada generasi muda Pagar Nusa agar terus menjaga dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
“Generasi muda harus bangga dengan pencak silat sebagai warisan leluhur. Teruslah berlatih dengan tekun, menjaga tradisi sekaligus meraih prestasi, serta tetap bermanfaat bagi sesama,” tutupnya.













