Pesta dua tahunan menjadi pertanda bahwa periode lama akan diganti oleh periode baru yang akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan para pendahulunya. Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Metro Barat, Kota Metro tidak sekadar rutinitas tahunan.
Yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa konsolidasi kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) berjalan baik. Hal ini mengingat kinerja peserta konferensi memiliki spirit perjuangan tak kenal lelah.
Penegasan ini disampaikan oleh Sahabat Dedek Riwanto JS, M.E saat memberikan sambutan di acara Konferancab V PAC GP Ansor Metro Barat yang dipusatkan di Aula SDNU Metro, Rabu (26/2/2025) malam.
Bendahara Majelis Wakil Cabang Nahdlatul (MWCNU) Metro Barat KH Misbahul Munir mengingatkan sejarah lahirnya Ansor di Indonesia yang digagas oleh ulama NU dengan membentuk wadah kepemudaan yakni Syubbanul Wathan.
“Para ulama memanfaatkan wadah ini untuk menggembleng pemuda untuk menciptakan rasa cinta kepada tanah air dan Islam Ahlusunnah wal Jamaah,” katanya.
Dirinya bersyukur GP Ansor Metro Barat menjadi organisasi kemasyarakatan yang memiliki watak kerakyatan, kebangsaan, dan keislaman yang ada di Metro Barat.
Pesan terakhir yang disampaikan oleh KH Misbahul Munir Sekaligus Membuka Acara, Ansor di Metro Barat harus terus bersinergi dan bersama-sama melanjutkan Perjuangan Nahdatul Ulama bersama MWCNU Metro Barat.
Wakil Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Metro Syaiful Bahri dalam sambutannya mengapresiasi atas terlaksananya Konferancab V dan memberikan pesan bahwa program bulanan Majelis Dzikir Rijalul Ansor (MDSRA) wajib ditingkatkan kembali di setiap ranting. Karena hal tersebut sebagai bagian dari mensyiarkan ajaran Aswaja kepada masyarakat.
Ia melanjutkan Harapan PAC Metro Barat menjadi Barometer untuk PAC Ansor lainya, kemudian meminta kepada ketua terpilih nanti untuk mencari kader penerusnya yang bisa melanjutkan estafetnya di ranting.














