Lampung–08 Desember 2025. Universitas Ma’arif Lampung (UMALA) kembali mengukir sejarah prestasi pada tingkat nasional melalui torehan gemilang mahasiswa Fakultas Syari’ah, Hukum, Ekonomi dan Bisnis Islam (F-SHEBI). Pada ajang “LAWVOLUTION 1.0 Kompetisi Nasional Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Tahun 2025” yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya Kalimantan Tengah.
Tim mahasiswa F-SHEBI berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional dan dinobatkan sebagai peraih Medali Emas. Prestasi membanggakan ini diraih oleh tiga mahasiswa berbakat, yaitu Chalawah Ummy Sa’diyah, Ghozel Indrawan, dan Hamdan Arifin, yang sukses mengungguli peserta lain dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kemenangan ini tidak hadir secara kebetulan, melainkan melalui proses panjang, disiplin, dan pendampingan intensif yang dipimpin langsung oleh Dekan F-SHEBI, Dr. Habib Sulthon A, S.H., S.H.I., M.H. Melalui bimbingan terarah dan sistematis, setiap tahapan penyusunan karya ilmiah dilakukan secara matang, mulai dari pemilihan tema yang relevan dengan isu hukum kontemporer, penelusuran dan penguatan landasan teori, proses review berulang untuk penyempurnaan argumentasi, hingga struktur penulisan yang memenuhi standar akademik tingkat nasional. Pendampingan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berlatih berpikir kritis, analitis, dan solutif sehingga mampu menghasilkan karya yang berdaya saing tinggi.
Hasil Riset Menawarkan Model TCO-IIF, Hukum Pewarisan Hak Cipta
Artikel yang diikutsertakan dalam kompetisi ini mengusung judul “TCO-IIF (Tokenized Copyright Ownership–Islamic Inheritance Framework): Rekonstruksi Hukum Pewarisan Hak Cipta yang Berkeadilan di Era Disrupsi Digital”. Karya ilmiah ini merupakan hasil penelitian mendalam yang merespons fenomena global terkait percepatan transformasi digital dan tantangan yuridis yang menyertainya. Dalam hukum positif Indonesia, perlindungan hak cipta memiliki batas waktu tertentu sebelum akhirnya masuk ke domain publik. Ketika masa perlindungan berakhir, nilai ekonomi dari karya tersebut tidak lagi dapat diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi berikutnya. Paradoks ini menjadi sorotan utama karena karya cipta kerap kali memiliki nilai jangka panjang yang seharusnya dapat terus memberikan manfaat bagi ahli waris.
Melalui analisis komprehensif, penelitian ini menawarkan konsep inovatif berupa model TCO-IIF, yakni kerangka hukum pewarisan hak cipta berbasis tokenisasi dengan pendekatan nilai-nilai syariah. Teknologi blockchain dihadirkan sebagai instrumen pencatatan dan pengalihan kepemilikan yang bersifat permanen, transparan, dan tidak terbatas waktu, sehingga mampu memperlakukan karya cipta layaknya aset yang dapat diwariskan lintas generasi. Integrasi nilai-nilai syariah, khususnya prinsip hifz al-mal (perlindungan harta), mendorong terciptanya mekanisme pewarisan yang tidak hanya legal dan teknis, tetapi juga etis dan berkeadilan. Penelitian ini menunjukkan bahwa hukum positif dan hukum internasional memiliki tingkat keselarasan yang rendah terkait aspek keberlanjutan kepemilikan karya, sementara hukum Islam dan teknologi tokenisasi justru menunjukkan harmoni tinggi dalam hal kepemilikan kekal, kejelasan hak, perlindungan, dan pewarisan. Hal tersebut memperkuat argumentasi bahwa TCO-IIF dapat menjadi paradigma baru dalam membangun sistem perlindungan hak cipta di masa mendatang, khususnya di tengah disrupsi digital yang semakin meluas.
UMALA sebagai Institusi Pendidikan yang Mampu Bersaing Secara Nasional
Prestasi yang diraih mahasiswa F-SHEBI UMALA ini menjadi bukti nyata bahwa lingkungan akademik yang kondusif, didukung oleh pembimbing yang kompeten, dapat melahirkan karya inovatif yang tidak hanya bernilai bagi dunia akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan hukum nasional. Kemenangan ini juga menegaskan posisi UMALA sebagai institusi pendidikan yang mampu bersaing secara nasional dan menghasilkan mahasiswa berprestasi dengan wawasan luas serta kemampuan riset yang kuat. Pencapaian tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus menumbuhkan budaya ilmiah, memperkuat kualitas penelitian, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi di bidang hukum, ekonomi, dan bisnis Islam.
UMALA menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketiga mahasiswa peraih medali emas dan seluruh pihak yang telah mendukung proses kompetisi ini. Harapannya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk terus melahirkan generasi muda yang unggul, kritis, produktif, dan siap menjawab tantangan zaman. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari deretan prestasi lainnya yang akan mengharumkan nama Universitas Ma’arif Lampung di masa mendatang.













