Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kota Metro resmi mengukuhkan 114 anggota baru dalam sebuah upacara khidmat yang dipadukan dengan rangkaian spiritualitas khas pesantren di Aula Kelurahan Mulyojati, Ahad (1/2/2026)
Acara yang berlangsung di Aula Kelurahan Mulyojati ini menjadi momentum penting dalam memperkuat barisan pendekar muda yang siap menjaga kiai dan keutuhan NKRI.
Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan Istighotsah yang dipimpin langsung oleh Ky. Syaiful Hadi. Suasana berlangsung religius saat ratusan santri dan pendekar melantunkan doa bersama, memohon keselamatan serta keberkahan bagi organisasi dan bangsa.
Ritual ini menegaskan jati diri Pagar Nusa sebagai badan otonom NU yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga kekuatan batin.
Prosesi inti, yakni Pengukuhan Anggota Baru, dipandu secara resmi oleh Harmuzi. Sebanyak 114 anggota baru diambil sumpah setianya untuk menjunjung tinggi kode etik organisasi dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Dalam sambutannya, Ketua PC Pagar Nusa Kota Metro, Khoirul Muslim, menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas.
“Menjadi anggota Pagar Nusa adalah amanah untuk menjadi benteng ulama. Sebanyak 114 anggota baru ini adalah darah segar bagi organisasi untuk terus menebar manfaat di Kota Metro,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Hi Syahro yang mewakili jajaran PCNU Kota Metro menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Pagar Nusa dalam melakukan kaderisasi. Beliau berpesan agar para pendekar yang baru dikukuhkan tetap rendah hati dan menjadikan silat sebagai sarana bela diri, bukan untuk pamer kekuatan.
“Pagar Nusa adalah pagar NU dan bangsa. Kami berharap kalian menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah organisasi dan para kiai, terutama di lingkungan Kota Metro,” tegas Hi Syahro dalam arahannya.
Acara ditutup dengan atraksi seni bela diri sederhana dan ramah tamah antar pengurus, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di antara para pendekar lintas generasi














